CEMARABET | Harapan Rangga Muslim Ingin Bhayangkara Solo FC Juara di Solo

CEMARABET – Menyambut Liga 1 2020/21 yang akan beroperasi pada Februari tahun depan, Bhayangkara FC resmi berpindah ke Solo dan mengganti nama mereka menjadi Bhayangkara Solo FC, sejak bulan lalu.

Bhayangkara resmi menjadikan Stadion Manahan di Solo sebagai rumah mereka untuk kompetisi nanti. Kepindahan ini slot 4d terpercaya diharapkan membawa perubahan positif untuk klub milik kepolisian tersebut.

Rangga Muslim, pemain sayap Bhayangkara, menilai para pemain semangat dengan perubahan ini. Bagi Rangga, situs judi slot 4d membawa nama Solo sebagai identitas baru untuk klub merupakan tantangan yang bagus.

“Saya rasa hanya perlu sedikit penyesuaian dan adaptasi, tapi itu tidak menjadi masalah karena kompetisi juga akan diprioritaskan di Pulau Jawa, jadi ini sangat baik,” ujar mantan pemain PSS Sleman itu, dikutip laman resmi klub.

“Harapan saya, Bhayangkara Solo bisa merekor gelar juara di Solo dan membawa pengaruh positif untuk kemajuan judi slot online sepakbola di Solo,” lanjut pemain yang pernah membela Persebaya Surabaya tersebut.

Berpindah-pindah domisili bahkan berganti nama bukan hal yang tidak mungkin dari Bhayangkara, sebagaimana klub tersebut sudah berulang kali mengalami perubahan. Jati diri mereka mulai nampak pada 2017, ketika berkandang di Bekasi.

Menjadikan Stadion Patriot Candrabhaga sebagai homebase, The Guardian pun berhasil menjadi kampiun edisi pertama agen slot 4d Liga 1. Pada musim berikutnya, mereka pun pindah ke Stadion PTIK, di Jakarta Selatan.

Kepindahan ke PTIK membuat citra Bhayangkara semakin lengket dengan kepolisian dan tim Jabodetabek. Namun animo suporter di sana belum sesuai ekspektasi, hingga akhirnya mereka kembali pindah ke Solo.

Kebetulan, Stadion Manahan kini makin megah karena merupakan salah satu venue tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun situs slot 4d depan. Dengan ini Bhayangkara akan berbagi tuan rumah dengan Persis Solo, yang bermain di Liga 2.

Bagi Rangga, perubahan dan pergantian nama dari klubnya bukan hal yang sukar diterima. Sebelumnya beberapa pemain Bhayangkara menyatakan enjoy dan siap berjuang untuk identitas baru mereka, Kota Solo.

“Kalau menurut saya tidak jadi masalah [perubahan nama], semoga ini bisa menjadi dorongan dan semangat baru buat saya pribadi,” tukas pemain asal Bima yang mengorbit bersama PSIM Jogja ini.

Tinggalkan Balasan