CEMARABET – Apa Benar Sergio Farias Sudah Dilupakan Persija Jakarta ?

CEMARABET – Kerja sama antara Persija Jakarta dan Sergio Farias dinyatakan singkat. Pelatih asal Brasil dengan reputasi mentereng itu sudah tidak lagi bersama tim ibu kota sejak September lalu, karena alasan keluarga.

Farias yang sudah tiba di Jakarta akhirnya memilih kembali ke Brasil, karena anaknya menderita Covid-19, sehingga ia pun slot 4d terpercaya memilih pulang. Sudirman kemudian memegang kendali dari tim Macan Kemayoran.

Kini, Persija resmi ditunjuk sebagai wakil Indonesia pada Piala AFC 2021. Kepastian tersebut tentunya mendatangkan situs judi slot 4d harapan bahwa Farias bisa kembali digunakan sebagai pelatih, karena kiprahnya di level Asia.

Farias pernah sukses di Liga Champions Asia, dengan menggandeng Pohang Steelers dari Korea Selatan menjuarai kompetisi judi slot online bergengsi tersebut. Hanya saja, Farias merasa dirinya sudah dilupakan oleh Persija.

“Tidak, kontrak saya selesai bulan ini, dan tidak ada seorang pun dari klub yang menghubungi saya untuk agen slot 4d memperbarui atau memperpanjang kontrak,” ujar Farias, yang juara Liga Champions Asia pada 2009 itu.

Sosok 53 tahun itu sudah mengetahui bahwa Persija akan bermain di panggung Asia, dan turut bergembira karena ia mengikuti situs slot 4d terus perkembangan tim. “Ya, saya suka bermain di kompetisi besar,” sambung Farias.

Sudirman sendiri tidak punya kendala apa pun untuk bisa membesut Persija di Piala AFC. Standar lisensi Sudirman memenuhi syarat, yakni lisensi A AFC, atau setara, dan nampaknya posisi Sudirman aman.

Sebelumnya, Persija pernah memastikan bahwa kesempatan Farias untuk kembali menukangi tim terbuka lebar. Terlebih, jika memang kompetisi Indonesia sudah jelas, dan pandemi virus corona mulai terkendali.

Hal tersebut pernah dijelaskan oleh presiden Persija, Mohamad Prapanca, di kanal Youtube klub. Hanya saja, kini belum ada kejelasan bagaimana lanjutan Liga 1, yang katanya bakal digelar pada Februari hingga Juli 2021.

Persija sendiri bakal tampil di Piala AFC namun harus lewat jalur play-off. Persija dpilih oleh PSSI karena mereka merupakan runner-up edisi terakhir Piala Indonesia, sementara PSM Makassar sebagai juara gagal mendapatkan lisensi klub profesional AFC.

Leave a Reply